Semangat kewirausahaan generasi muda tampak hidup dan penuh energi dalam kegiatan Car Free Day di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026). SMKN 1 Gandapura menghadirkan program edukatif yang menggabungkan pembelajaran di kelas dengan praktik langsung di lapangan, dengan melibatkan siswa untuk memasarkan produk lokal hasil karya mereka sendiri.
Siswa SMK Negeri 1 Gandapura, Bireuen, yang tergabung dalam Meuhase Entrepreneur Club (CEC) menampilkan beragam produk kreatif hasil karya dari tiga program keahlian.
CFD bagi SMKN 1 Gandapura merupakan bagian dari pembelajaran kewirausahaan untuk melatih siswa mempraktikkan keterampilan bisnis secara langsung. Melalui aktivitas berjualan di ruang publik, para siswa berkesempatan berinteraksi dengan konsumen, mengenalkan produk unggulan, sekaligus mengasah kemampuan promosi, pelayanan, dan komunikasi.
Dengan brand Esm by Smkn1gandapura, Program Keahlian Agribisnis Ternak Skandara (julukan SMKN 1 Gandapura) menawarkan susu kambing good goat dan telur puyuh mentah dan rebus. Jurusan Desain Pemodelan Busana menghadirkan mukena, celemeh, baju, accesoris gantungan kunci bergaya modern yang elegan. Sementara Jurusan Teknik Pengelasan menampilkan bangku kreatif.
Sejak pagi hari, suasana Car Free Day dipenuhi antusiasme masyarakat yang tidak hanya berolahraga, tetapi juga singgah di stand-stand yang berdiri di sepanjang Jalan Daud Beure'eh dari simpang lima sampai simpang jambo tape Banda Aceh. Beragam produk ditampilkan, mulai dari kuliner olahan, minuman segar, hingga hasil kreativitas lainnya yang dikemas menarik dan siap bersaing di pasaran. Para siswa terlihat percaya diri menawarkan dagangannya, berinteraksi langsung dengan pengunjung, sekaligus mempraktikkan ilmu pemasaran yang selama ini dipelajari di sekolah.
Program ini menjadi langkah nyata SMKN 1 Gandapura dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa mandiri dan berdaya saing tinggi. Melalui pengalaman langsung ini, siswa dilatih menghadapi tantangan dunia usaha, mulai dari cara menawarkan produk, memahami kebutuhan konsumen, hingga mengelola keuangan sederhana.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, dan Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, turut hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan kepada para siswa. Bahkan, Pak Kadis dan Pak Kepsek ikut mempromosikan produk-produk yang dijual, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar siswa semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka.
Menurut Feri Irawan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman. Ia menekankan bahwa siswa SMK harus dibekali dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan, sehingga setelah lulus tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menanamkan mental berani mencoba dan tidak takut gagal. Dunia usaha membutuhkan kreativitas, inovasi, dan keberanian, dan itu semua harus mulai dilatih sejak di bangku sekolah,” ujarnya.
Partisipasi aktif masyarakat dalam membeli dan mengapresiasi produk siswa juga menjadi dorongan besar bagi mereka untuk terus berkarya. Banyak pengunjung yang mengaku kagum dengan kualitas produk yang ditawarkan, bahkan tidak sedikit yang berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar sebagai wadah pengembangan bakat dan potensi generasi muda.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Dengan pendekatan praktik langsung, siswa dapat merasakan pengalaman nyata yang akan menjadi bekal berharga di masa depan. Semangat, kreativitas, dan keberanian yang ditunjukkan para siswa menjadi gambaran optimistis lahirnya wirausaha muda yang siap membawa perubahan.
Pengelola BLUD SMKN 1 Gandapura Ernawati, SSi MPd juga hadir langsung pada CFD tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengembangkan mental wirausaha dan berkompetisi secara sehat.
“Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar langsung menghadapi pasar, berinovasi dengan produk, serta memahami pentingnya kreativitas dalam dunia usaha,” ungkapnya.
Kegiatan direct selling ini tidak berhenti di CFD saja. Produk-produk kreatif Esm by Smkn1gandapura juga dapat dijumpai setiap hari di sekolah, serta pada agenda Uroe Pekan Geurugok setiap Selasa, jelasnya.
Penulis Fathiah

