Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalabuddin, S.Pd, MSM, resmi membuka Perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) Penegak, 20-21 Juni 2026. Bertemakan "Bersama dalam Persaudaraan, Peduli dalam Tindakan, Berkarya dalam Semangat Kepramukaan*, kegiatan yang digelar di SMKN 1 Simpang Mamplam ini diikuti sekitar 300 peserta dari 9 SMA dan 6 SMK dalam lingkup Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen. Dihadiri Plt. Kacabdisdik Wilayah Kabupaten Bireuen Yusnita, SE.Sk, M.Pd dan jajarannya dengan dukungan penuh kepala SMA/SMK/SLB, serta para pendamping.
Dalam sambutannya, Murtalabuddin menegaskan kegiatan Persami jadi momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Hari ini, kalian bukan hanya mengikuti perkemahan. Ini adalah momen perubahan diri perjalanan menjadi pribadi yang lebih kuat, disiplin, dan bermental juara,” tegasnya, Sabtu (20/6) sore.
Diungkapkan Kadisdik Aceh, saat ini dunia berubah sangat cepat sehingga Aceh membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, adaptif, bertanggung jawab, dan siap memimpin.
Karena itu, melalui Persami, siswa mendapat kesempatan untuk mengasah karakter yang tidak bisa dibangun hanya melalui pembelajaran di kelas.
“Pramuka menanamkan patriotisme, kebersamaan, solidaritas, dan mental juara. Di lapangan inilah ketangguhan kalian diuji, dan dalam kebersamaan antarsiswa, jiwa kepemimpinan tumbuh,” ujarnya.
Dalam pesannya kepada para peserta, Kadisdik Aceh ini menekankan pemimpin hebat tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari tantangan.
Lebih khusus, ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti instruksi pembina dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap dan etika, memperkuat soliditas regu, dan menjaga nama baik sekolah, orang tua, serta sekolah.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk berproses, berlatih, dan menemukan versi terbaik dari diri mereka.
“Tetap disiplin, tetap solid, tetap berani. Bireuen bangga pada kalian,” tandasnya.
Murtalabuddinjuga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Cabdisdik Wilayah Kabupaten Bireuen, Kepala sekolah, dan para pembina Pramuka atas terlaksananya persami ini. Sinergi ini disebutnya sebagai contoh kolaborasi yang efektif dalam membangun karakter generasi muda.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini sebanyak 15 sekolah mengikuti kegiatan ini. Diantaranya SMKN 1 Gandapura, SMKN 1 Peusangan, SMK PPN Bireuen, SMKN 1 Bireuen, SMKN 1 Jeunieb, dan SMKN 1 Simpang Mamplam.
Selanjutnya, SMAN 1 Gandapura, SMAN 2 Peusangan, SMAN 1 Jangka, SMAN 1 Bireuen, SMAN 2 Bireuen, SMAN 3 Bireuen, SMAN 1 Kuala, SMAN 1 Simpang Mamplam, dan SMAN 1 Samalanga. Masing-masing sekolah setidaknya mengirimkan 16 siswa-siswinya untuk mengikuti kegiatan selama dua hari .
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para siswa. Adeli, siswi kelas X jurusan Animasi SMKN 1 Gandapura, mengaku sangat gembira. "Suka banget, karena jadi bisa kenal dan membaur sama teman-teman dan kakak kelas," ujarnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Irfan siswa SMKN 1 Bireuen yang merasa mendapatkan banyak manfaat. "Dapat banyak ilmu dan juga banyak dapat fans juga teman," ungkapnya, menunjukkan rasa persaudaraan yang erat terjalin selama perkemahan.
Dengan suksesnya Persami ini, diharapkan semangat "ATMA DEPO BHAVA" dapat terus melekat pada setiap Penegak Muda SMK Al-Khairiyah 2. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri, tetapi juga menjadi teladan yang memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar.
Penulis/editor Fodic
